Welcome to our online store

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus. Duis cursus egestas hendrerit. Fusce luctus risus id elit malesuada ac sagittis magna tempus. Sed egestas fringilla turpis at ullamcorper. Pellentesque adipiscing ornare cursus.

---BACA NOVEL KARYA ANAK AMIKOM---

KISAH 1.
dia rangga, dia seorang mahasiswa semester 3 di suatu akademik di jakarta, dia cukup pandai dan memiliki penampilan yang biasa saja , namun terkadang para gadis dikampusnya sedikit mencuri perhatian , rangga termsuk mahasiswa yang cukup pintar dengan IP diatas 3,5.
Dibalik kesederhanaan yang dia miliki dan kecerdasannya di kampus, rangga juga memeiliki masa lalu yang sampai saat ini dia pendam, mungkin tak sedikitpun bisa terlupakan, karena terkadang terlihat dari kejauhan dia merenung disaat kuliah , Mengapa ? ya, pertanyaan ini yang ada dalam benakku saat itu, karena aku sahabatnya. Aku tidak ingin sahabatku seperti ini, bersedih, dan merenung , karena aku tau dia baru pertama kali ini bersedih seperti ini. Sampai aku pun tak tahu itu kenapa???.
Flash back
23 Februari 2009…
BAB 1
rangga gelisah dan terus menatap jam di tangannya “ duh, lama banget sih?” kata yang di keluarkan dr bibirnya. Tak lama kemudian HPnya bordering, “hey kamu dimana?” kata pesan yang ada, “ di mall lantai 5” bergegas rangga mebalasnya. setelah bebarapa saat muncul sesosok gadis yang berpenampilan tomboy, dengan topi miring di kepala dan jaket coklat, berjalan menaiki tangga dan datang menghampirinya. “ kamu novi?” kata rangga menyapa, ”yuppz kamu rangga kan?” balasnya dengan senyum manjanya, “ hehehe iya” dengan nada yang lembut dan agak malu, entah malu atau mau, tapi ada sesuatu yang melekat dalam dirinya . kemudian Rangga dan Novi berjalan menuju tangga dan turun ke lantai bawah dengan banyak perbincangan antara mereka “hmmmm, angga kamu udah dari tadi yah?, duh sory telat ya, soalnya tadi aku ketiduran, untung kamu SMS aku” suara Novi melantur dengan bibir sedikit dimainkan dan wajah seolah-olah berslah karena terlambat.” Sudah gak kenapa-kenapa kali” ujar rangga sedikit sipit. “oh iya, kemarin kamu bilang suka ya sama aku di telfon, hmmm kamu belum kasi tau kenapa kamu bisa suka ma aku?” sahut novi sambil menatap matanya rangga sinis. “ hahahaha, kok kamu inget sih?, padahal aku kan gak mau ngebahas itu, malu soalnya” jawab rangga sambil menggaruk kepala dan sedikit senyum . “ ehhh… ayo kasi tau, kalo gak aku pulang ni” novi agak marah dan mangancam rangga, “ooohhh ya ya, jangan galak gitu dong ihhh jadi takut hehe “rangga buru-buru menjawab dan agak becanda ,”abis kamu sih nyebelin gak mau jawab, jawab gak ? ,” ayo cepetan” dengan muka musam novi membentak, ”ya nyonya cerewet banget ,jadi gini nov, walopun kita baru-baru kenalnya dan baru petama juga ketemu, tapi aku ngerasa seneng dan ngerasa deket sama kamu, mungkin aku sayang ma kamu , soalnya setiap inget kamu , aku tu selalu senyum-senyum sendiri , deg-degan, pas di telfon juga , aku ngerasa kita udah kenal lama banget, jadi hari ini aku ngajak kamu ketemu karena aku pengen kamu tau perasaanku nov, nov kamu mau gak jadi pacarku?”, jelas rangga dengan serius dan mengharapkan jawaban yang dia harapkan dari bibir mungil novi. ”nah gitu dung jadi cowo, yang jentel, hmmm gimana ya?” novi pura-pura berfkir ,”sudahlah, kalo kamu berat nov nerima aku gak usah dipaksa, bilang gak aja lama sekali” ujar rangga, yang padahal dalam hatinya tentu pengen di terima, “ya sudahlah, kita coba ya” ujar Novi menjawab pertanyaan rangga ,” ya aku mau angga jadi pacarmu, karena aku juga ngerasain hal yang sama” jelasnya lagi . sepontan rangga loncat “HOREEEEEE” dengan wajah gembira, dan senang karena baru pertama ini dia merasakan cinta yang dulu pernah hilang sekitar 4 tahun lalu.

BAB 2
Mulai hari itu novi dan rangga pacaran, namun tak sekalipun mereka jalan , telfonan pun Novi dan rangga jadi jarang, mungkin hubungan mereka seolah tak perah terjadi.
Sedangkan di awal masuk kuliah Novia punya banayak teman tak jarang teman-temannya menanyakan tentang pacaran.
“nov kamu sudah punya pacar?” Tanya ita temen se kampusnya,” udah koq, mang kenapa ?” jawab novi agak bĂȘte, “kok kamu gak kenalin?, kamu bohong ya, kamu mau gak aku kenalin ma temenku?” kata ita senyum “, gimana aku mau kenalin, aku ja baru ketemu satu kali, sorry ta , aku gak mau ” kata novi menjawab tegas tawarannya ita, “apa? mangnya kalian udah pacaran berapa lama?”, dengan sedikit kaget ita penasaran, “ 1 bulan “ novi menjawab. Tiba-tiba “kriiiiiiiiiiiing, kriiiiiiiiiiiiiiiing, krrriiiiiiiiiing” handphone novi bordering,”halloo, nov kita jalan yuk, aku jemput di kampus ya” suara cowok yang keluar dari handphone itu,” iyaaa, mauuuuu…” jawab novi seneng, “cowokmu ya nov ?“ Tanya ita ,”iya, dia tumben ngajak jeje, mau aku kenalin ?”, tadi kan kalian mau dikenalin?” jawab novi sambil bergegas perbaiki buku, dan tasnya . 5 menit berselang , terlihat cowok baju hitam dengan celana jeans abu-abu turun dari motor merah, tepat di depan novi dan temenya , “heyyyy nov” sapa cowok yang tiada lain adalah rangga, ”heyyyy” jawab novi sambil berjalan kearah rangga, “kenalin , temen-temen ini lo cowok ku,namanya rangga”. aku jalan dulu ya babay” .
BAB 3.
Selama 1 bulan pacaran baru pertama kali ini rangga dan novi jalan, mereka terlihat gembira dan begitu menikmati, tempat yang pertama mereka kunjungi adalah pantai , yang kini menjadi saksi bisu indahnya cinta mereka , waktu terus berlalu , kini rasa cinta itu menjadi raja di hati rangga dan novi, tawa ,canda dan senyuman selau menghiasi hari mereka berdua, hamper selama 4 bulan mereka pacaran, tak satupun masalah mereka hadapi, meskipun ada, mereka melawiti dengan begitu tenang dan tegar.
BAB 4.
“nov pesan dari siapa ini” Tanya rangga jengkel “koq ada kata sayangnya sih?”,”ohhh itu, itu dari aldi , temen SMP-ku dulu” kata novi meyakinkan “ sudah jangan di bahas oke, yang penting cintaku hanya untukmu “, rangga terdiam sejenak , agak sedikit takut, tapi dia senang dengan kata-kata novi yang meyakinkannya. Dalam sebuah cinta terkadang ada masalah yang pasti dihadapi, ya yang paling pasti adalah kecemburuan.
Beberapa bulan selanjutnya begitu banyak cerita yang ada, mungkin tak mampu untuk saya ceritakan, tapi saya akan berusaha agar anda bisa meraskan , bagaimana cinta yang mereka rasakan, ya cinta itu begitu ajaib, bisa merubah segala yang ada di logika anda, termasuk rangga sahabatku, meski terkadang cinta mengiris hatinya namun dia tetap berdiri walau ku tau dia takkan sanggup menghadapinya suatu saat nanti.

BAB 5.
Kini CInta telah mengakar hingga batin mereka tak terpisahkan, sudah 1 tahun perjalanan cinta mereka, saya sebagi sahabat senang sekaligus hawatir, karena saya tau bagaimana jika cinta menghancurkan kita, perlahan namun pasti cinta itu pasti akan menyayat batinmu.
Begitu juga yang dialami sahabatku ini, cinta yang dibanggakan kini menjadi sebuah bom waktu yang siap menghancurkannya, berulang kali dia terjatuh dan bangun menghadapi cinta yang fana ini, tak sedikitpun cintanya surut dan berubah , hingga suatu masa ditakdirkan padanya sebuah kenyataan yang menyakitkan dan memilukan.
Di tepi pantai yang syahdu, bersama debur ombak dan angin yang sepoi sepoi, rangga dan novi duduk berdampinagan.
“nov , kenapa cinta kita begini?, adakah kedewasaan diantara kita tiap menghadapi semua masalah ini, aku takut akan kehilanganmu” dengan suara sedu dan agak terbata berusaha menjelaskan, dengan nada yang sama novi menjawab “aku tak tau, cintamu dan cintaku kini jauh berbeda, kita tak sama lagi, kamu gak lagi ngerti aku, kamu jalani hidupmu sendiri, gak mau pedulikan aku, malah laki-laki lain yang lebih mengerti setip inginku”,”siapa dia ? tubuh rangga seolah bergetar kencang mendengar pengakuan novi, air matanya tak tertahan untuk mengalir ,” apa kurangnya aku untukmu, aku hanya berusaha berfikir deawasa, berusaha agar menjadi orang yang sukses, semuanya itu buat kamu , aku sibuk Karena jadwal kuliah dan tugasku, bukan berarti aku tak pedulikan kamu.,”,jelas rangga dengan sangat kecewa dengan kata-kata novi yang meluluhlantahkan batinnya.
“aku ngerti kok angga, tapi sebaiknya kita sudahi semua ini, kamu tempuh hidupmu sendiri, aku ingin hidup bersama dia, bersamamu hanya akan membuatku semakin terluka” ,”Oke… aku terima keputusanmu, ku harap ini yang terbaik, semoga kamu bisa menjadi pasangan yang awet selamanya”., gegas rangga sambil berusaha menuju kearah debur ombak di pantai, dengan ditemani tetesan air mata di pipinya dan rasa bingung yang dia rasakan tentag cinta”.

Mulai sejak itu hubungan antara rangga dan novi sudah tak terdengar lagi, sebuah kisah manis yang berakhir sedih, dan mengharukan.
Pembaca , mungkin ada diantara kalian yang memiliki kisah yang sama dengan rangga, memang begitulah cinta, tak pernah di undang pergipun tanpa permisi, ada hikmah yang dapat kita ambil dari sepenggal cerita tadi.
Bahwa “CINTA itu hanyalah sebuah mimpi yang indah dan kita harus siap TERBANGUNkan dari mimpi itu”,by:EKI.

Bersambung ….
KISAH 2
Tunggu selanjutnya.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pendidikan Virtual - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger